𝑨𝒔𝒔𝒂𝒍𝒂𝒎𝒖𝒂𝒍𝒂𝒊𝒌𝒖𝒎 𝑾𝒂𝒓𝒂𝒉𝒎𝒂𝒕𝒖𝒍𝒍𝒂𝒉𝒊 𝑾𝒂𝒃𝒂𝒓𝒂𝒌𝒂𝒕𝒖𝒉
[pkbm Al-fayyad 15 April 2023]
Al-Quran diturunkan secara lengkap (keseluruhan) dari Lauh Mahfudz ke langit Dunia (Baitul-Izzah) Al-Quran pada malam Lailatul Qadar kemudian diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad SAW pertama kali pada tanggal 17 Ramadhan di Gua Hira. Al-Quran diturunkan selama 23 tahun, 13 tahun di Mekkah dan 10 tahun di Madinah. Yang terakhir inilah yang sering kita peringati sebagai Nuzulul Quran.
Ayat pertama yang diterima Nabi Muhammad SAW adalah surat Al-Alaq di Gua Hira. Saat itu tanggal 10 Agustus 660 M, Nabi Muhammad SAW tepat berusia 40 tahun 6 bulan 12 hari. Orang Arab memang memiliki tradisi untuk mengasingkan diri demi mendekatkan diri kepada hal-hal gaib bagi yang memiliki kecerdasan iman.
Saat mengasingkan diri di Gua Hira, Malaikat Jibril mendatangi Nabi Muhammad SAW sehingga membuat Nabi Muhammad SAW ketakutan. Malaikat Jibril menyodorkan untaian alfabet pada lempengan kristal dan berkata “Iqra (bacalah)”. Namun Nabi Muhammad SAW menjawab “Ma ana biqirain (saya tidak bisa membaca)”. Jibril kembali mendesaknya:
“Iqra” Nabi Muhammad SAW kian ketakutan, tetapi dia tetap menjawab: “Ma ana biqirain.” Jibril menatap Nabi Muhammad SAW dan seketika Nabi Muhammad SAW paham bahwa Malaikat Jibril bukan menyuruh membaca, namun mengikuti ucapannya. Dan diterimalah ayat Al-Quran pertama kali yang berupa surat Al-Alaq ayat 1-5 oleh Nabi Muhammad SAW.
Nabi Muhammad langsung pulang ke rumah dengan menggigil karena masih takut dengan peristiwa yang dialaminya di Gua Hira.
Dengan diterimanya ayat Al-Quran tersebut, maka Muhammad resmi diangkat menjadi Nabi.
Sampai akhirnya Al-Quran terus turun secara berangsur-angsur.
Dengan diturunkannya Al-Quran, maka memiliki makna :
(1) Tanda diangkatnya Muhammad SAW menjadi nabi untuk menyampaikan firman Allah.
(2) Al-Quran sebagai pedoman bagi seluruh umat manusia yang beriman untuk dihapal, dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Akan percuma Al-Quran bila hanya sampai di bibir saja tanpa ada pengamalan dalam kehidupan sehari-hari, imbuhnya.
Sumber :
———————————————————-

𝑷𝑲𝑩𝑴 𝑨𝑳-𝑭𝑨𝒀𝒀𝑨𝑫

𝑱𝒖𝒂𝒓𝒂, 𝑩𝒆𝒓𝒆𝒕𝒊𝒌𝒂, 𝑻𝒆𝒓𝒂𝒎𝒑𝒊𝒍 𝒅𝒂𝒏 𝑹𝒆𝒍𝒊𝒈𝒊𝒖𝒔


𝑭𝑶𝑳𝑳𝑶𝑾 𝑼𝑺

𝑰𝒏𝒔𝒕𝒂𝒈𝒓𝒂𝒎: 𝒑𝒌𝒃𝒎_𝒂𝒍.𝒇𝒂𝒚𝒚𝒂𝒅

𝑭𝒃: 𝒑𝒌𝒃𝒎.𝒂𝒍𝒇𝒂𝒚𝒚𝒂𝒅

𝑻𝒊𝒌𝒕𝒐𝒌: @𝒑𝒌𝒃𝒎𝒂𝒍𝒇𝒂𝒚𝒚𝒂𝒅

𝒀𝒐𝒖𝒕𝒖𝒃𝒆: 𝒑𝒌𝒃𝒎 𝒂𝒍-𝒇𝒂𝒚𝒚𝒂𝒅

𝑾𝒆𝒃: 𝒑𝒌𝒃𝒎𝒂𝒍𝒇𝒂𝒚𝒚𝒂𝒅.𝒔𝒄𝒉.𝒊𝒅

𝑻𝒘𝒊𝒕𝒕𝒆𝒓: @𝒂𝒍𝑭𝒂𝒚𝒚𝒂𝒅𝑷𝒌𝒃𝒎